Mekarnya Rafflesia patma di Kebun Raya

June 4, 2010 even

Hari ini berkesempatan mengabadikan Bunga bangkai (Rafflesia patma), terima kasih pada Ibu Sofie Mursidawati sebagai peneliti bunga bangkai ini yang telah memberi ijin pada galeribogor.com untuk turut mengabadikan peristiwa langka ini.

Rabu,2 juni 2010 memberi kado luar biasa untuk ulang tahun Bogor ke 528 yang jatuh pada tanggal 3 Juni, bunga ini mekar untuk pertama kalinya sejak 81 tahun terakhir di Kebun Raya Bogor, yang membuat hal ini menjadi istimewa adalah karena tumbuhan endemik ini berhasil tumbuh di luar habitat aslinya (eks situ).

Sofie memulai penelitiannya pada tahun 2004 untuk mengembangkan Rafflesia patma dengan mengambil inang tumbuhan Tetrastigma (jenis anggur-angguran) di kawasan Pangandaran, Jawa Barat. Bunga Rafflesia patma yang merupakan kerabat dekat Rafflesia arnoldii itu terakhir mekar di Kebun Raya Bogor tahun 1929. Bunga ini tumbuh dengan diameter 30 cm, memiliki lima kelopak berwarna jingga muda agak pudar dari warna aslinya. Pertumbuhan Rafflesia menjadi incaran peneliti dalam dan luar negeri karena sifat hidupnya yang misterius dan langka. Sofie mengatakan, peneliti Indonesia dan Malaysia berlomba-lomba dalam penelitian terkait Rafflesia. “Mekarnya bunga bangkai ini di Kebun Raya Bogor menjadikan Indonesia sebagai patokan utama dalam penelitian terkait bunga langka ini,” katanya. Saat ini kelima kelopak bunga Rafflesia patma belum mekar penuh. Menurut Sofie, ada 10 calon bunga Rafflesia Patma di Kebun Raya Bogor. Tiga di antaranya sudah mati, satu calon bunga mekar pada Rabu 2 Juni 2010.

Rafflesia patma merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Bunga langka ini hanya mekar selama sekitar satu minggu setelah itu layu.

Tanggal 26 Juni 2010, bunga ini kembali mengembang, namun tidak sempurna, ujar bu Sofie, ada bagian kelopak yang tidak terbuka, faktor cuaca juga sangat mendukung terhadap mengembangnya bunga ini.

hampir 1 bulan kemudian, tepat tanggal 21 Juli 2010, untuk ketiga kalinya Rafflesia patma mekar sempurna, ada beberapa knop (calon bunga) lagi yang terlihat, mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga akan kita saksikan lagi indahnya bunga ini

Tags:

Comments (11)

 

  1. joe(Nikon Koesukax) says:

    beuhh….teteh???Mekarnya Rafflesia Patma…tersentuh tangan sang maestri jadi tambah cantikk…bokehnya kusukaax banget teh..like this..4 jempol…

  2. herianus says:

    keren bunganya, thx for sharing.

  3. Eprei says:

    Great shoot uni. Moment yg langka. Dapet aja ya akses ke sana.

  4. defidi says:

    duh foto-na bagus banget, sukses selalu mbak.

  5. tukangpoto says:

    Teh, mau tanya apakah bunga ini juga mengeluarkan bau yang tidak sedap?

  6. noer kesuma says:

    Alhamdulillah, masih diberi kesempatan melihat salah satu ciptaannya yang sedang berbunga, walau hanya rekaman foto teman tercinta. Semoga generasi selanjutnya masih perduli melestarikannya.

    Terima kasih

  7. raiyani says:

    @ Joe, Herianus: terimakasih
    @ Eprei: alhamdulillah akses diperoleh apabila kita berniat untuk kebaikan berbagi informasi penting:)
    @ Defidi: terimakasih mbak desi
    @ tukangpoto: menurut penelitinya ibu Sofie, ada mengeluarkan bau, terkadang terbawa angin sehingga tercium ke sekitarnya, namun tidak selalu kita mendapatkan moment tersebut
    @ Noer: terimakasih pak

  8. tyswan says:

    bagus bagus karyanya, hunting ko ga ngajak ngajak….wkwkwk… suses terus, buat Uni…

  9. raiyani says:

    makasih Tri, masih ada kesempatan hari ini dan besok, ayo kunjungi kebun raya Bogor

  10. kakzulfa says:

    terimaksih atas infonya… nyoba ke tkp juga ah

  11. raiyani says:

    @ kak zulfa, iya segera ke TKP, selamat menikmati mekarnya Rafflesia

Leave a Reply

Security Code: